Dibutuhkan dukungan Pemerintah Pusat untuk melakukan pembangunan jalan trans di wilayah provinsi Kalimantan Tengah. Dukungan pusat sangat dibutuhkan untuk akselerasi atau percepatan pembangunan sejumlah ruas jalan trans Kalimantan.

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mengatakan, selama ini Pemprov Kalteng berup

“Namun tentu daerah tidak bisa melakukannya sendiri, perlu dukungan Pemerintah Pusat untuk mempercepatnya demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Sugianto, Kamis (5/5).

Gubernur mengungkapkan, keberadaan jalan penghubung antarwilayah yang memadai utamanya jalan trans, sangat diperlukan dalam menunjang peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan dan Penataan Ruang (DPUPR) Kalteng Shalahudin menambahkan, jalan-jalan trans di provinsi yang diharapkan mendapat dukungan pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan, di antaranya peningkatan jalan Bangkal-Telaga Pulang-Kuala Pembuang dan Kuala Pembuang-Teluk Sigintung dengan panjang 138,3815 kilometer.

“Kemudian ruas jalan Pulang Pisau-Pangkoh-Bahaur dengan panjang 58,5 Km, serta ruas jalan Dadahup atau G1-A5-B4-Lamunti akses menuju food state dan akses menuju pelabuhan 62 Km,” sebutnya.

Shalahudin mengungkapkan, ruas jalan yang saat ini menjadi prioritas pembangunan Pemprov Kalteng, meliputi Pulang pisau-Pangkoh-Bahaur dan Kapuas-Palingkau-Dadahup-Lamunti.

Selanjutnya, ruas jalan Bukit Liti-Bawan-Kuala Kurun, Pelantaran-Parenggean-Tb.Sangai-Tb. Kalang, Sampit-Samuda-Ujung Pandaran, Pangkalan Bun-Kotawaringin Lama, Riam Durian-Sukamara-Kuala Jelai, serta Patung-Hayaping-Bentot.

“Hal ini kami lakukan untuk mendukung sarana prasarana jalan menuju pelabuhan, mendukung program food estate, serta potensi daerah di beberapa kabupaten maupun jalur perekonomian masyarakat Kalteng,” ujarnya. (ewa/fm)

 

aya maksimal menyediakan akses memadai bagi masyarakat yakni dengan mempercepat pembangunan jalan di berbagai daerah.