Menjelang Lebaran, pusat penjualan konveksi di Pasar Indra Kencana Pangkalan Bun dipadati masyarakat yang ingin membeli kebutuhan pakaian Lebaran.

Pengunjung yang datang bukan hanya berasal dari Pangkalan Bun dan sekitarnya, tetapi juga dari desa-desa di Kabupaten Kotawaringin Barat. Kepadatan pengunjung lebih terasa ketika malam hari. Kondisi tersebut berbeda dengan momen lebaran sebelumnya dimana angka kasus Covid-19 meningkat dan Kobar masih dalam status PPKM darurat. 

Dibanding Lebaran tahun lalu, omset pedagang tahun ini mengalami peningkatan di atas 50 persen. Per harinya pedagang mampu meraup omset penjualan hingga jutaan rupiah.

Salah seorang pedagang di los bawah Pasar Indra Kencana Pangkalan Bun Arbiah mengakui bahwa jumlah pengunjung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Peningkatan bisa di atas 50 persen dari tahun sebelumnya, saya dengar kasus Covid-19 sudah tidak ada, mungkin ini dampaknya masyarakat bisa leluasa ke pasar tanpa rasa takut, ini sangat menggembirakan bagi kami setelah dua tahun penjualan pakaian sepi,” ungkapnya.

Ia menyebut omset perhari hasil penjualan pakaian Lebaran yang berhasil diraup mencapai Rp5 juta sampai Rp 7 juta, sementara untuk tahun sebelumnya mencapai nominal tersebut membutuhkan waktu berhari-hari.

Pedagang lainnya, Ari, mengatakan dampak dari kelonggaran pemerintah daerah di masa pandemi ini membuat masyarakat dapat leluasa berbelanja, masyarakat juga tertib menggunakan masker dan tidak takut berkerumun.

Kendati omset penjualan pedagang meningkat namun penjualan pakaian mereka terpengaruh oleh belanja dengan sistem online. “Kalau enggak ada belanja online, tentu hasil penjualan kami lebih maksimal, namun rezeki sudah diatur, dan kita perkirakan besok dan malam lebaran masyarakat masih terus berdatangan mencari pakaian dan kebutuhan lebaran lainnya ke pasar,” ungkapnya.

Padatnya pengunjung bukan hanya terjadi di Pasar Indra Kencana. Pasar Indra Sari Kelurahan Baru juga padat pembeli.  Bahkan di bundaran Pasar Baru tepatnya di depan pasar, kendaraan baik roda dua dan empat terlihat padat merayap menuju ke dalam pasar. (tyo/yit)