Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyelesaikan perbaikan di Jalan DI Panjaitan, Jalan Tjilik Riwut, dan Jalan Kenan Sandan.

Perbaikan dilakukan sejak dua pekan lalu. Mulai dari tahap meratakan jalan yang bergelombang dan berlubang,  hingga penimbunan agregat.  Proses pemadatan material jalan dilakukan selama satu minggu, selanjutnya jalan mulai dipoles aspal hingga mulus.

“Perbaikan jalan hingga pengaspalan sudah selesai bertahap. Sabtu pekan lalu pengaspalan selesai di Jalan DI Panjaitan, Minggu (24/4) menyelesaikan di Jalan Tjilik Riwut, dan Senin (25/4) menyelesaikan di Jalan Kenan Sandan. Jadi, terakhir Senin kemarin semua perbaikan jalan di tiga titik selesai dikerjakan,” kata Mentana Dhinar Tistama, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPRKP Kotim, Rabu (27/4).

Seperti diberitakan sebelumnya, perbaikan hingga pengaspal sepanjang 200 meter di Jalan DI Panjaitan sekitar Pasar Sajumput hingga pertigaan Jalan Anang Santawi. Jalan DI Panjaitan dari simpang perempatan Jalan H Imran kearah Pasar Sajumput sepanjang 150 meter. Sedangkan di Jalan Tjilik Riwut panjang penanganan yang diaspal sepanjang 247 meter lebar jalan 5 meter dan di Jalan Kenan Sandan dengan panjang penanganan 235 meter dan lebar 3,6 meter.

Saat ini pihaknya masih melakukan survei untuk menghitung titik jalan terparah yang perlu diprioritaskan termasuk penanganan jalan di permukiman padat penduduk juga akan menjadi perhatian pemerintah.

“Jalan rusak di permukiman padat penduduk, seperti Jalan Pembina, Jalan Wengga Metropolitan arah masuk jalan rumah susun sewa (rusunawa) menuju gereja juga tahun ini rencana akan dilakukan perbaikan bertahap,” ujarnya.

Selain Jalan Wengga Metropolitan, penanganan perbaikan jalan dalam kota terutama jalan area permukiman padat penduduk seperti, Jalan DI Panjaitan, Jalan Wengga Agung, Sawit Raya, Bukit Raya, Teratai 5, Delima 6, Sekar Arum, TVRI, Jalan Antang Barat, Iskandar 29, Ir Juanda, termasuk peningkatan rekonstruksi Jalan VIP Bandara Haji Asan Sampit sepanjang 900 meter.

“Tahap lelang belum, ini masih proses penyusunan dokumen lelang. Estimasi lelang kemungkinan setelah Lebaran,” pungkasnya. (hgn/yit)