Anggota DPRD Lamandau Mesriadi mengapresiasi langkah petani di Desa Nuangan secara swadaya memperbaiki jalan desa. Dengan dilakukannya perbaikan, aktivitas ekonomi yang sebelumnya sempat terganggu menjadi normal kembali.

“Karena ini kebutuhan mendesak kami langsung musyawarahkan. Keputusannya kita swadaya melakukan perbaikan. Dana yang terkumpul dari para petani sebesar Rp 40 juta,” ungkap Mesriadi.

Mesriadi yang juga tokoh masyarakat setempat mengaku sudah mengusulkan perbaikan jalan lintas di wilayah kecamatan Bulik Timur tersebut. Namun karena keterbatasan anggaran daerah, tahun anggaran 2021 belum bisa terakomodir.

“Kemarin saat kita rapat pembahasan anggaran 2022, jalan ini akan kita masukkan sebagai prioritas anggaran pembangunan selanjutnya,” jelasnya.

Sehingga untuk antisipasi sementara, agar jalan tersebut bisa dilewati, pihak petani dan pemilik lahan sekitar bermusyawarah bersama pihak desa untuk iuran perbaikan jalan tersebut secara swadaya.

Karena jalan ini merupakan jantung ekonomi, tidak hanya digunakan masyarakat setempat tapi juga karyawan dan mobil dari perusahaan sekitar, ia berharap ada perhatian dari perusahaan di dekat desa Nuangan untuk membantu perbaikan jalan tersebut.

“Saya mendorong pihak perusahaan bisa lebih perhatian dengan desa binaan di sekitar perusahaan seperti Desa Nuangan, jangan menunggu masyarakat teriak minta dulu baru di kasih. Karena ini juga kewajiban perusahaan untuk menyalurkan CSR-nya, dengan merawat jalan-jalan di sekitar. Jangan sampai membebani masyarakat dengan iuran lagi, karena meskipun sekarang sudah bisa dilewati sifatnya hanya sementara, perlu dirawat berkala. Jangan tunggu rusak baru diperbaiki,” harapnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Nuangan Ewan Setiawan membeberkan bahwa jalan yang diperbaiki secara swadaya tersebut adalah jalan lintas kecamatan . Titik yang diperbaiki sepanjang kurang lebih 4 km.

“Ada tiga titik yang lumayan parah sehingga harus diperbaiki agar bisa dilintasi. Jalan ini merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, karena ini jalan poros untuk mengantar hasil panen ke pabrik, juga jalan utama untuk kegiatan lain,” tutur Sekdes Nuangan, Ewan Setiawan (mex)